Log masuk
Log masuk
Log masuk
Pilih Bahasa

Tazkirul Quran Tafsir: Saad Ayah 8

38:8
اانزل عليه الذكر من بيننا بل هم في شك من ذكري بل لما يذوقوا عذاب ٨
أَءُنزِلَ عَلَيْهِ ٱلذِّكْرُ مِنۢ بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِى شَكٍّۢ مِّن ذِكْرِى ۖ بَل لَّمَّا يَذُوقُوا۟ عَذَابِ ٨
أَءُنزِلَﲈ
عَلَيۡهِﲉ
ٱلذِّكۡرُﲊ
مِنۢﲋ
بَيۡنِنَاۚﲌﲍ
بَلۡﲎ
هُمۡﲏ
فِيﲐ
شَكّٖﲑ
مِّنﲒ
ذِكۡرِيۚﲓﲔ
بَلﲕ
لَّمَّاﲖ
يَذُوقُواْﲗ
عَذَابِﲘ
٨ﲙ
(Mereka berkata lagi): Patutkah wahyu peringatan itu diturunkan kepada Muhammad (padahal orang-orang yang lebih layak ada) di antara kita?" (Mereka bukan sahaja ingkarkan kelayakan Nabi Muhammad menerima wahyu) bahkan mereka berada dalam keraguan tentang peringatan yang Aku wahyukan (kepada Nabi Muhammad) itu, bahkan mereka belum lagi merasai azab.
Tafsir
Lapisan
Pelajaran
Renungan
Jawapan
Qiraat
Hadis
Anda sedang membaca tafsir untuk kumpulan ayat dari 38:5 hingga 38:10

God’s blessing of guidance is not meted out in such a way that one who is favoured with worldly greatness is also granted God’s guidance. If worldly greatness were enough to make people great in the eyes of God, it would have become possible for them to confer God’s grace on anybody they liked, while withholding blessings from all others. But the fact is that God bestows His grace by His own standards and not by those laid down by human beings on the basis of appearances.